• Sipping my coffee

Product Review: Spirumee Mie Sagu Spirulina

Diperbarui: Apr 25

When I scrolled online store for grocery shopping, I found one interesting product: Mie Sagu Spirulina. Wah unik nih. I consume spirulina regularly dan menggunakannya untuk berbagai personal care products, tapi belum pernah memakainya untuk olahan makanan. Mie Sagu Spirulina merek SpiruMee ini ada 2 varian: ayam bawang dan ramen. Keduanya mie kuah. Dengan harga yang masih okay, @ Rp 12,000, saya masukkan keduanya ke shopping cart. Time to try something new!!

SpiruMee ini diproduksi oleh PT Karunia Kaulsar Perdana, yang risetnya dikembangkan dengan support dari BPPT. Produk ini diklaim “tinggi serat; tinggi kalsium dan bebas gluten” plus “tanpa pengawet, pewarna dan MSG”. Mie yang sudah berlabel Halal dan memiliki ijin edar PIRT ini dibungkus dalam kemasan karton dengan berat bersih 70gr. Komposisi yang tercantum pada kotaknya adalah: pati sagu, spirulina, garam dan air mineral.

When my order finally arrived, I couldn’t wait to try it. Baca-baca dulu petunjuk memasaknya – apakah ini sama dengan bikin instant noodle? Beuh, ternyata beda.

How to Cook (recommended, seperti yang tertera di kotaknya)

  1. Disebutkan cara memasak mie sagu spirulina ini adalah dengan

  2. Rendam mie selama 1 jam

  3. Kukus mie selama 7 menit

  4. Panaskan air rendaman dan campurkan bumbu

  5. Tuang mie ke dalam kuah

  6. Mie sagu spirulina siap dinikmati

Nah, karena saya ga punya kukusan, saya modified how to cook this noodle.My first attempt was to cook it the way we cook ordinary instant noodle – masukkan dalam air panas, rebus for about 3 minutes. Hasilnya gagal total. Mie nya jadi lembek, hancur. Jadi, my first trial was failed miserably

Second trial, Kali ini saya rendam noodle ke air yang sudah dididihkan – jadi ini copying the way we cook noodle in a cup, ala-ala Pop Mie gitu. After about 30 minutes, I turned on the stove, watched it carefully biar engga hancur. After it reached the softness level I want, I turned off the stove. Pindahin noodle dan kuahnya ke mangkok, add the bumbu. Spirulina noodle is ready to eat


Spirumee Mie Sagu Spirulina


Dengan metode masak yang tidak sesuai rekomendasi tertera di kemasannya, tekstur noodle nya masih agak keras – maybe I just need to reheat it again for some seconds but I was nervous, karena ada resiko noodle akan lembek dan hancur. Ketika saya cicip kuahnya, rasa bumbunya cukup nendang, tapi aroma dan rasa spirulinanya very strong. While I get used to consume spirulina, tapi aroma spirulina dari noodle ini cukup menganggu. Tektur kuahnya agak kental dengan warna keruh kehijauan.

I couldn’t finish it. I gave up. Maybe I need to invest kukusan untuk bisa masak this spirulina noodle dengan baik dan benar sehingga bisa mendapatkan a bowl of spirulina noodle yang enak.

Ada yang pernah coba produk ini? Tell me your review

Thank you for reading this "Product Review: Spirumee Mie Sagu Spirulina". I hope you love and enjoy this post. If you do, please share with other and sign up here

#dirumahaja #stayhome #minimalistliving #simplelife #instantnoodle #spirulinanoodle #miesagu #spirumee #miesaguinstant #miesagukuah #miesaguspirulina #foodreview

About Me

This blog is written by an introvert. It is all about creating a road map of having a simple life, business and travel for fellow introvert. I write my blog while sipping my daily intake of sanity and you can enjoy my blog while sipping your coffee, too

 

Read More

 

Disclaimer

I am not a chemist, pharmacist, nutritionist, dietician or skincare expert. This blog is intended to share information. It should not be used as medical advice. DIY and recipes in this blog are based on my personal experiences. Those shared recipes haven't been tested in a lab. Please use information provided in this blog wisely.

 

 

© 2023 by Sipping My Coffee

  • White Instagram Icon