• Sipping my coffee

OOMG, it’s My Live Changing Shoes: Sepatu Nyaman Buat Plantar Fasciitis

Diperbarui: Apr 25

Dua tahun lalu, tiba-tiba aja telapak kaki di dekat tumit selalu sakit tiap pagi pas menapakkan kaki pertama kali dari bangun tidur. Telapak kaki juga nyeri saat bangun dari duduk yang agak lama. Awalnya saya coba tahan aja, sering kompres, pakai koyo dan secara berkala every once or two weeks I went for reflexology to reduce the pain. Tapi lama-lama rasa nyerinya sering kali tak tertahankan. Telapak kaki seperti stabbed with a knife.


On one Sunday, when I was shopping at Kota Kasablanka mall, there's a new shoe booth offering feet checking for free. Ya sudahlah ya, cobain aja. The result showed that I have high arch feet dan terdapat titik-titik merah di beberapa lokasi di telapak kaki yang menunjukkan area tersebut menumpu dan heavily support my body when I walk or stand – area tersebut termasuk di bagian telapak yang sakit. Jadi tekanan berat badan tidak ditumpu merata oleh telapak kaki. The shop attendant tried to sell me the sandal to support and improve condition of my feet tapi karena bahan sandalnya suede – yang susah ngerawatnya, saya ga beli sandalnya.


After knowing my high arch condition, I continued trying to educate myself about what happened with my feet by checking information on reliable medical websites such as Mayo Clinic dan WebMD. Berbagai referensi menyatakan bahwa ada kemungkinan I have a condition called plantar fasciitis. Plantar fasciitis involves inflammation of a thick band of tissue that runs across the bottom of your foot and connects your heel bone to your toes Disebutkan bahwa plantar fasciitis ini dapat dipicu oleh at least tiga hal: kondisi kaki (baik flatfeet maupun high arch, pola berjalan); overweight; dan banyak berdiri (biasanya karena pekerjaan).


I treat my plantar fasciitis dengan menggunakan night splinter – ini membantu kaki tidak sakit pas melangkah dari bangun tidur. Then I know I have to find a pair of good arch support shoes – ada lengkungan arch tapi sekaligus harus soft. Dari sekian merek sepatu yang dibilang “plantar fasciitis friendly, akhirnya pilihan jatuh ke merek OOFOS. I never heard this brand before. Ga sengaja aja lewat etalasenya di Lotte Avenue, coba-coba sandalnya dan ambil brosur untuk dibaca-baca. And I was sold!


OOFOS dalam websitenya menyebutkan tentang OOFOAM technology alias teknologi sole sepatu bagian dalam yang menyerap tekanan 37% lebih baik dari bahan sole sepatu lainnya, sehingga OOFOS shoes can reduce pressure and demand on feet and joint. OOFOS punya varian sandal dan sepatu but I fell in love with the shoes. Model slip on minimalis dengan warna netral – I bought OOMG shoes – black on white color yang simple but sweet.



OOMG OOFOS Shoes

Awal pertama kali pake, kulit di bagian ankle lecet – ini penyakit sepatu baru ya? Jadi impression pas awal pakai sih sama sekali tidak menyenangkan. But then, berangsur setelah lecet sembuh dan sepatu bagian belakang mulai jinak, I feel like I walk in the cloud. Sepatu ini ringan dipakainya dengan support di bagian arch yang bikin jalan-jalan jadi nyaman and kaki tidak sakit meski seharian pakai sepatu dan melakukan banyak aktivitas jalan kaki. The most impressive one adalah ketika malam after seharian pakai sepatu OOFOS, kaki engga sakit – even I don’t need that night splinter anymore! This shoes is MAGIC! One more thing, I realize my back pain is improved significantly after I wear OFOOS – dulu sering banget bangun tidur berasa encok, kirain kurang minum atau salah posisi tidur, tapi ternyata masalah sakit pinggang ini ikut terselesaikan dengan pakai OOMG shoes


Another pros from OOMG shoes: it is easy to clean – terutama di bagian putihnya. Cukup pakai lap basah atau wet tissue untuk menghapus bekas tanah dan debu kecoklatan yang nempel. Untuk bagian dalam, I just do vacuum cleaning aja. Oh, ada satu sore saya kehujanan pas pakai OOMG shoes. Bagian luar sepatu bisa kering dengan cepat, tapi bagian dalam – terutama bagian sole dalamnya really took time to dry. Saya jemur berhari-hari dan pakai hair dryer to dry the inside sole.


Overall, I love OOFOS shoes dan definitely akan beli sandalnya (once I need a sandal replacement). I can’t get enough to recommend anyone with flatfeet, high arch feet and those with plantar fasciitis to wear OOFOS. Live would never be the same!!



Thank you for reading this "OOMG, It's My Life Changing Shoes: Sepatu Nyaman Buat Plantar Fasciitis". I hope you love and enjoy this post. If you do, please share with other and sign up here

#plantarfasciitis #sepatuortopedik #oofosindonesia #sepatuplantarfasciitis #productreview #testimonial #sandaluntukpenderitaplantarfasciitis #tumitnyeri #plantarfasciitisadalah

About Me

This blog is written by an introvert. It is all about creating a road map of having a simple life, business and travel for fellow introvert. I write my blog while sipping my daily intake of sanity and you can enjoy my blog while sipping your coffee, too

 

Read More

 

Disclaimer

I am not a chemist, pharmacist, nutritionist, dietician or skincare expert. This blog is intended to share information. It should not be used as medical advice. DIY and recipes in this blog are based on my personal experiences. Those shared recipes haven't been tested in a lab. Please use information provided in this blog wisely.

 

 

© 2023 by Sipping My Coffee

  • White Instagram Icon