• Sipping my coffee

I Swear by Liquid Chlorophyll: 3 Reasons Why

Diperbarui: 3 Okt 2019

Liquid chlorophyll is not new in the wellness industry. As long as I can tell, it has been around for more than one decade. My first experience with liquid chlorophyll was back in 2007. Tahun 2007 adalah tahun dimana saya memulai lembaran baru hidup di kota baru, Jakarta. I was working in a consulting, training agency yang jam kerjanya cukup padat. My mom sent me a bottle of liquid chlorophyll karena mama kuatir saya kurang makan sayur dan supaya kesehatan terjaga. That was my first bottle of liquid chlorophyll. Then time goes by, saya sudah pindah-pindah kerja dan end up bikin startup, and I have forgotten that liquid chlorophyll. Sampai suatu hari Minggu, ketika saya lagi belanja di sebuah supermarket di kawasan SCBD, di lorong bagian pharmacy, saya menemukan produk liquid chlorophyll yang dulu pernah saya konsumsi – it brought me back to 2007! Cuss, saya beli dan now I have been consuming this liquid chlorophyll religiously for more than 4 months.



My Green Daily Intake



But, what is liquid chlorophyll, anyway? Term “klorofil” ini pasti mengingatkan kita pada pelajaran Biologi tentang zat hijau daun yang mengubah sinar matahari menjadi energy pada tumbuhan, yang seringkali disebut sebagai darah tanaman. Yes, klorofil ini pasti ada di setiap dedaunan hijau, sementara di dalam suplemen liquid chlorophyll terkandung zat bernama chlorophyllin yang adalah zat turunan klorofil yang larut dalam air sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. One of the most interesting facts about chlorophyll adalah bahwa molekul klorofil memiliki kesamaan struktur dengan hemoglobin, yaitu pigmen merah dalam darah kita. Struktur klorofil juga menyerupai kobalamin alias vitamin B12.


Manfaat klorofil ataupun liquid chlorophyll terekam dalam berbagai penelitian dan publikasi – mulai dari mengatasi facial acne dan large pores, membantu menurunkan berat badan, menurunkan resiko cancer, mengatasi bau badan, sebagai anti-inflammantory, anti-aging dan anti-wrinkles.


Buat saya personally, liquid chlorophyll ini does wonder to my health. There are three reasons why I keep drinking this green drink:


1. Fix constipation

I have long term relationship with constipation. Padahal saya termasuk penggemar sayur, tapi entah kenapa kog berurusan jangka panjang sama konstipasi. Untuk mengatasi konstipasi ini, saya minum tablet pencahar, kadang 2 minggu sekali, atau sebulan sekali. Kagak sehat banget yak. Semenjak rajin minum liquid chlorophyll – 2 kali sehari, satu sendok dicampur dengan 300ml air, it does improve my constipation.How does it help? Sejumlah artikel kesehatan menyebutkan bahwa liquid chlorophyll pada dasarnya membantu men-detox usus besar dari toxic food yang berasal dari processed food yang kita konsumsi. Pusat logam klorofil adalah Magnesium, I guess it plays impact to improve constipation – karena magnesium helps draw moisture into the bowel and soften the stool.


2. Boosting energy

I have never imagined that liquid chlorophyll can significantly improve my energy and health. Saya minum liquid chlorophyll secara rutin empat bulan terakhir dan here is my testimony that proves this green liquid really does a magic to my health. Secara lagi building startup dengan tim yang terbatas, di setiap event saya harus terlibat mulai dari angkut barang loading acara, jagain booth seharian sampai angkut barang lagi pas loading out. Biasanya di hari kedua saya perlu kerokan, minum paracetamol karena demam, kecapekan dan entah kepanasan (kalo acaranya outdoor) atau kedinginan (kalo acaranya in-door). My last event was 3 day event yang dimulai dengan angkut-angkut stock, meja display di hari sebelumnya. Event nya sendiri mulai dari jam 10 pagi sampai 10 malam, di ballroom yang dingin banget. Surprisingly kali ini saya ga perlu paracetamol, ga pake demam, ga pakai sakit – I consumed Tolak Angin 2 kali but that’s all – dan minum liquid chlorophyll every day. I’m really impressed!


3. Healthy Looking Skin

Since I have drunk liquid chlorophyll 4 months ago, my hormonal acne jadi lebih sedikit, only one or two pimples – dulu pada masa-masa PMS, bisa beruntusan di sekitar dagu. Kalaupun ada jerawat nakal yang nongol di wajah, I simply use liquid chlorophyll as toner at night (karena chlorophyll meninggalkan warna hijau di wajah ya and please remember, klorofil dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari). Dalam waktu 2-3 hari, hilang deh jerawat nakalnya. Karena chlorophyll juga bisa mempercepat penyembuhan luka pada kulit, I also spray it to wounded skin. Jadi, selalu siapkan liquid chlorophyll dalam botol spray kecil dan simpan di kulkas supaya lebih mudah dipakai sebagai toner kalau pas jerawatan atau kalau pas ada kulit terluka. Just like what Lindsay Blondin said


"Fifty percent of what is happening to your skin is genetics, 25 percent is what you’re ingesting, 15 percent is environmental (sun, pollution, dirt, air, stress, hormones), and 10 percent is your regimen."

Yes, we are what we eat dan one of the food to eat to have clear skin is definitely liquid chlorophyll.


Do you drink liquid chlorophyll? Share me your experience..



#liquidchlorophyll #klorofil #manfaatliquidchlorophylluntukkulit #manfaatliquidchlorophylluntukkesehatan #manfaatliquidchlorophylluntukwajah #testimoniliquidchlorophyll

About Me

This blog is written by an introvert. It is all about creating a road map of having a simple life, business and travel for fellow introvert. I write my blog while sipping my daily intake of sanity and you can enjoy my blog while sipping your coffee, too

 

Read More

 

Disclaimer

I am not a chemist, pharmacist, nutritionist, dietician or skincare expert. This blog is intended to share information. It should not be used as medical advice. DIY and recipes in this blog are based on my personal experiences. Those shared recipes haven't been tested in a lab. Please use information provided in this blog wisely.

 

 

© 2023 by Sipping My Coffee

  • White Instagram Icon