• Sipping my coffee

Ganti Kursi Kerja dengan Gym Ball: Yay or Nay?



My Working Desk & Stability Ball


Sejak resigned from full-time work, I officially work from home. I don’t have a dedicated working table and chair. Saya simply just use meja makan dan kursi makan untuk kerja – anyway, it’s only two of us at home dan morning to evening, practically I’m the only one dominating my apartment. Kalau capek duduk dan kerja di meja makan, I moved to a higher table, ala-ala meja bar gitu, jadi saya bisa kerja on my laptop sambal berdiri. I even then developed a new habit: working while standing for the whole day – dan ini berlangsung kurang lebih 2 tahun.






At the end, kerja sambil berdiri seharian itu harus berakhir ketika saya terdiagnosa with plantar fasciitis. Awalnya, kog tiap kali berubah posisi duduk ke berdiri, telapak kaki sakit bener. Sakit yang sama juga terjadi tiap pagi ketika bangun tidur dan mulai menapakkan kaki ke lantai. Then, I have to sit while working. Sesekali berdiri dan berjalan-jalan. But sitting for such a long time isn’t healthy. I have to keep remind myself untuk berdiri, take a break. Tapi tetep aja si, waktu yang dihabiskan untuk duduk masih kind of such a long time.



Accidently, I read an article about using gym ball sebagai kursi kerja – yes that bola besar for pilates, yoga, aka stability ball. Jujur, tanpa baca dan mencari tahu lebih lanjut tentang kesahihan sitting on stability ball, I jumped into marketplace, checked the price of stability ball. Eh ternyata harganya OK. Ada beberapa ukuran stability ball dengan spesifikasi berdasar tinggi badan




Size yang paling common yang tersedia di marketplace di Indonesia adalah ukuran 55 cm, 65 cm dan 75 cm. I bought the 65 cm one.



Now, it’s been more than 2 weeks I use this stability ball. Do I like it? Yes, tapi not 100% though. Ada pro and cons-nya kerja pakai stability ball.



Pro

Posture

Duduk di atas bola jelas membutuhkan stability. Tubuh kita akan mencari posisi optimal balance point yang kita dapatkan with proper sitting position – punggung tegak, posisi lutut tertekuk 90 derajat. Posisi ini helps align the spine and increases the strength and endurance of the muscles that control our posture.



Calorie

Penelitian tahun 2008 menunjukkan bahwa duduk di atas stability ball burnt a bit more calories than sitting on an office chair. Anyway, dengan duduk seharian di atas stability ball, we only burn 32 calorie – but bouncing dan moving yang disebabkan dari duduk di atas gym ball lah yang bikin kita membakar kalori lebih banyak




Keep Moving

Duduk di atas bola enables me to bounce anytime I want – terutama kalo pas denger happy songs. It also allows me untuk “stretching” punggung with just lean on it. Dan, karena duduk di atas bola itu melelahkan, I often have to stand up, jalan-jalan a bit, ganti kursi biasa, balik lagi ke bola. I move more often daripada kalau pakai kursi biasa.



Cons

Not ergonomic – no armrest, no back support

Kursi kerja yang ergonomis itu selalu ada armrest untuk menopang lengan dan sandaran untuk menopang punggung. Stability ball obviously ga punya sandaran apapun. Beberapa company mennyediakan fasilitas tambahan untuk menopang gym ball sehingga duduk di atasnya jadi lebih nyaman. Bad luck. I still couldn’t find this kind of furniture here.




Difficult to adjust to your working table

Stability ball yang ada di marketplace hanya ada 3 ukuran dan it is difficult to adjust them with our existing working table. Meskipun sebelum beli stability ball saya sudah cek my height dan perkiraan tinggi kursi kerja saya, tapi tetap saja, di ukuran diameter 65 cm, I need to lower my table atau cari alternative lain agar posisi bola jadi lebih tinggi




Short-term

Setelah 2 minggu, saya masih belum bisa duduk seharian di atas bola. I tell you, it is tiring. I sit for one hour or two then move to my old chair. But then I sit on the ball again to bounce for about 15 minutes as part of my evening exercise.



The Bottom Line:

Duduk di atas bola ini sebenarnya menyenangkan sebagai selingan duduk di atas kursi biasa. It keeps us moving. With pros and cons dan mempertimbangkan harganya yang tidak mahal, it is worth to have and use at home (bisa buat duduk, buat stretching, bouncing, yoga).




Will you try it?




Thank you for reading this "Ganti Kursi Kerja dengan Gym Ball: Yay or Nay". I hope you love and enjoy this post. If you do, please share with other and sign up here



#manfaatlaingymball #proandconssittingongymball #gantikursikerja #gymballuntukduduk #sittingongymballatwork #usinggymballasofficechair #sittingongymball #simplelife #introvertlife

About Me

This blog is written by an introvert. It is all about creating a road map of having a simple life, business and travel for fellow introvert. I write my blog while sipping my daily intake of sanity and you can enjoy my blog while sipping your coffee, too

 

Read More

 

Disclaimer

I am not a chemist, pharmacist, nutritionist, dietician or skincare expert. This blog is intended to share information. It should not be used as medical advice. DIY and recipes in this blog are based on my personal experiences. Those shared recipes haven't been tested in a lab. Please use information provided in this blog wisely.

 

 

© 2023 by Sipping My Coffee

  • White Instagram Icon