• Sipping my coffee

5 Kuliner Nostalgia di Salatiga

Diperbarui: Apr 25

Lahir dan besar di Salatiga, dimana keluarga juga masih tinggal di Salatiga, I travel quite often to this small town in Central Java. Apalagi sejak dibukanya tol trans Jawa, driving home to Salatiga is fast and easy! Despite many new resto and café in this town, setiap kali pulang ke Salatiga, I always spare my time untuk kulineran nostalgia. Ini adalah kuliner khas Salatiga, tempat makan yang ada sejak saya kecil dan masih bertahan sampai sekarang


Soto Esto

Soto Ayam Esto

Ini soto ayam legendaris yang selalu ada di list kuliner wajib Salatiga. Nama Soto Esto diambil dari lokasi awal kedai soto ini. Kedai soto ini dulunya adalah kedai tenda di area garasi bus Esto.


Menu di sini hanya soto ayam dengan kuah santan kuning. Meski pakai santan, kuahnya light dan ga bikin eneg. Soto Esto disajikan dengan kerupuk karak yang biasanya diremuk kemudian ditabur di atas sotonya – I prefer not having this kerupuk in my soto. Lauk tambahan yang tersedia di meja sangat lengkap, mulai dari perkedel kentang, tempe goreng, sate kerrang, sate telur puyuh, sate ayam. Saya biasanya order telur pindang yang dipotong kecil-kecil, ditabur bawang goreng dan kecap manis untuk menemani semangkok soto yang saya tambah sambal dan kecap manis. My favorite lauk di sini adalah sate kerang. Kalau mau snacking, di kedai ini ada juga gethuk dan lumpia.

Soto Esto yang berlokasi di Jalan Langensuko no.4 ini buka jam 6 pagi dan biasanya jam 10an sudah habis. I really need to get to this place early for breakfast.


Bakso Taman Sari


Most of the time I will avoid eating red meat. Tapi I can’t resist to always return to Bakso Taman Sari setiap kali pulang ke Salatiga. Ini bakso kuah yang bisa saya nikmati. Bakso sapi halus dengan kuah bening yang light, gurih tapi tidak berasa dan berbau sapi. I always order the same menu: bakso bihun yang tersaji dalam mangkok besar berisi 4 buah bakso dan bihun, dengan kuah yang generous plus bawang goreng dan seledri. Menu makan di Bakso Taman Sari ini sebenarnya bervariasi – ada nasi goreng, bandeng presto, pecel, sampai rawon. Bakso yang tersedia di sini juga bermacam-macam: bakso udang, bakso kakap, siomay ayam sampai babat


Nama Taman Sari ini juga diambil dari lokasi awal resto bakso ini berdiri, yaitu di daerah Taman Sari yang sekarang menjadi deretan pertokoan. Sekarang, Bakso Taman Sari ini ada di Jalan Diponegoro no.105 Salatiga


Ronde Jago

Ronde Jago

Ronde khas Salatiga yang beda dari ronde di tempat lain. Ini ronde yang bukan sekedar wedang jahe dan gula yang berisi bola-bola ronde. Wedang ronde Jago ini menggunakan rumput laut, manisan tangkweh, orange peels, serutan agar-agar, sagu delima dan bola-bola ronde dari tepung ketan yang berisi kacang tanag yang digiling Bersama gula pasir. I always order wedang ronde every time I visit Kedai Ronde Jago. Tapi sebenarnya ada wedang lain di menunya, yaitu wedang kacang yang rasanya manis gurih dari lemak kacang yang disajikan dengan bola-bola ronde dan ketan., dan wedang ronde kacang yang merupakan perpaduan wedang kacang dan wedang ronde.


Di Kedai Ronde Jago ini juga tersedia menu makan: mie kopyok ala Salatiga dan batagor. Kedua makanan ini sama enaknya, tapi karena kapasitas perut yang terbatas, saya biasanya hanya order wedang ronde dan mie kopyok – kuah kaldu ayam dengan extra bawangnya yang gurih, plus potongan ayam kecil-kecil berbumbu manis bikin mie kopyok ini istimewa.


Mie Kopyok ala Ronde Jago

Ronde Jago berlokasi di Jalan Jendral Sudirman no.9, buka jam 2 siang sampai 10 malam. Weekend adalah waktu ramai pengunjung, be ready dengan antrian yang Panjang. Nama kedai ronde Jago ini berasal dari produk yang dijual sebelumnya, yaitu jamu cap Jago – you still can find a rooster statue here.


Ayam Joyo

Ayam Joyo

Ini tempat makan ayam goreng dan ayam bakar yang bumbunya meresap sampai ke dalam. Menu utama, jelas ayam lah, bisa pilih paha atau dada – ada juga menu lain: urap, sayur asem, aneka jeroan sapi, empal, dan aneka jeroan ayam, tahu dan tempe


Saya selalu pesan ayam bakar dengan tahu/tempe bacem yang rasanya juara! Kalau ga suka manis, don’t order this menu. Ayam disajikan dengan sambal tomat yang tidak pedas, dan irisan timun segar. Saya order extra sambal bawang yang lebih pedas. Sayur asem di sini rasanya tidak asam – tidak se-asam sayur asem di Jakarta. Rasa sayur asemnya cenderung manis – suitable to my taste. Ayam gorengnya gurih, bumbunya juga meresap. Karena pakai ayam kampung, potongan ayamnya kecil-kecil. Untuk makan dengan 1 porsi nasi, saya order 2 ayam!


Resto Ayam Joyo ini lokasinya di Jalan Pemotongan no.24, buka mulai jam 11 pagi sampai jam 8 malam. Hari Minggu tutup.

Ya-mian A Luk (non halal)


Ya mian A Luk


Ini kedai mie favorit sepanjang masa. Setiap kali pulang ke Salatiga, wajib makan di sini. Kedai Yamian A Luk ini berlokasi di Jalan Kesambi No.1B, buka mulai jam 12 siang sampai jam 8 malam – hari Kamis tutup. Berlokasi di jalan yang susah cari parkir, datanglah di jam nanggung seperti jam 2 atau jam 3, supaya dapat parkir, order tidak antri dan makan lebih nyaman karena tidak penuh sesak.

Kedai Yamien yang disebut berdiri sejak 1970an ini hanya punya menu yamien asin, yamien titee, nasi titee dan nasi bakmoy. Untuk non babi, ada yamien dan yamien titee pakai daging ayam. Di sini saya selalu order yamien asin dengan baso. Mienya tebal tapi empuk, porsinya generous dengan topping daging babi asin, yang disajikan dengan semangkok kecil kuah kaldu yang gurih. Saya selalu menambahkan lada dan sambal (dan kadang menambahkan kecap ikan juga) biar rasanya lebih mantap. It is really a bowl of super delicious noodle!




Thank you for reading this "5 Kuliner Nostalgia di Salatiga". I hope you love and enjoy this post. If you do, please share with other and sign up here


#kulinersalatiga #wisatasalatiga #tempatmakansalatiga #sotoesto #rondejago #baksotamansari #ayamjoyo #yamianaluk #kulinernostalgiasalatiga #destinasikulinersalatiga #wisatakulinersalatiga #kulinerwajibsalatiga #kulinerenaksalatiga #rekomendasikulinersalatiga




About Me

This blog is written by an introvert. It is all about creating a road map of having a simple life, business and travel for fellow introvert. I write my blog while sipping my daily intake of sanity and you can enjoy my blog while sipping your coffee, too

 

Read More

 

Disclaimer

I am not a chemist, pharmacist, nutritionist, dietician or skincare expert. This blog is intended to share information. It should not be used as medical advice. DIY and recipes in this blog are based on my personal experiences. Those shared recipes haven't been tested in a lab. Please use information provided in this blog wisely.

 

 

© 2023 by Sipping My Coffee

  • White Instagram Icon